Angin kencang memang tidak secara langsung menyebabkan diare. Namun, kondisi berangin dapat membuat debu dan kotoran lebih mudah beterbangan dan mencemari makanan atau minuman yang dibiarkan terbuka.

Jika makanan yang sudah terkontaminasi kemudian dikonsumsi, risiko gangguan pencernaan, termasuk diare, dapat meningkat.

Yang Perlu Diwaspadai

Debu dan kuman dapat berpindah ke makanan serta minuman yang tidak tertutup. Karena itu, menjaga kebersihan makanan menjadi sangat penting, terutama saat cuaca berangin.

Agar lebih aman, lakukan beberapa langkah sederhana berikut:

  • Cuci tangan menggunakan sabun sebelum makan.

  • Pilih makanan yang matang sempurna.

  • Tutup makanan agar tidak terkena debu.

  • Minum air yang sudah dimasak.

  • Hindari membeli makanan yang dibiarkan terbuka, terutama di pinggir jalan.

Segera ke Puskesmas Bila Mengalami

Waspadai tanda-tanda yang membutuhkan perhatian lebih lanjut, seperti:

  • BAB cair 3 kali atau lebih dalam sehari.

  • Muntah berulang.

  • Tidak mau makan atau minum.

  • Demam tinggi.

  • BAB berdarah.

  • Mulut kering, mata cekung, atau tubuh tampak lemas.

Jika mengalami gejala tersebut, segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Lindungi Keluarga dari Diare

Pencegahan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana di rumah: tutup makanan, cuci tangan, serta pilih makanan yang bersih dan matang.

Puskesmas Kesambi mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan makanan dan lingkungan demi melindungi kesehatan keluarga.

Kesehatan keluarga dimulai dari kebersihan setiap hari.