Langkah Sederhana Cegah Penularan TBC: Yuk, Terapkan Etika Batuk dan Bersin!
Dalam upaya meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap penularan penyakit menular, khususnya Tuberkulosis (TBC), UPT Puskesmas Kesambi kembali menekankan pentingnya penerapan etika batuk dan bersin yang benar di ruang publik maupun lingkungan keluarga.
Tuberkulosis tetap menjadi perhatian serius dalam pembangunan kesehatan nasional. Mengingat pola penularannya yang melalui udara (airborne transmission), kepatuhan masyarakat dalam menjaga higienitas diri menjadi faktor kunci dalam memutus rantai penyebaran kuman Mycobacterium tuberculosis.
Prosedur Etika Batuk dan Bersin yang Benar
Sesuai dengan pedoman pencegahan infeksi, berikut adalah langkah-langkah standar yang harus diterapkan oleh masyarakat:
Penggunaan Alat Pelindung Diri (Masker): Menggunakan masker medis saat mengalami gejala infeksi saluran pernapasan sebagai penghalang mekanis keluarnya droplet.
Metode Penutupan dengan Lengan Atas: Jika masker tidak tersedia, gunakan lengan atas bagian dalam untuk menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin. Hindari menutup menggunakan telapak tangan karena kuman dapat berpindah ke benda lain melalui sentuhan.
Penggunaan Tisu Sekali Pakai: Menutup hidung dan mulut dengan tisu secara sempurna saat gejala muncul.
Manajemen Limbah Infeksius: Tisu yang telah digunakan harus segera dibuang ke tempat sampah tertutup untuk menghindari kontaminasi lingkungan.
Dekontaminasi Tangan: Melakukan cuci tangan pakai sabun (CTPS) di bawah air mengalir atau menggunakan cairan antiseptik berbasis alkohol segera setelah batuk atau bersin.
Terkini
Terpopuler